Cara menginstall Oracle XE 11g pada Linux Red Hat dan Cara Membuat Connection Pool pada Glassfish 3.1 ke Oracle XE di OS Red Hat 5.5 64 bit

Melanjutkan catatanku mengenai installasi server yang aku tulis di sini, yaitu mengenai Cara menginstall java jdk6 pada Red Hat 5 dan Cara Mengganti default java pada Red Hat 5 Enterprise Server 64 bit, kali ini catatanku berisi tentang cara menginstall Oracle XE 11g para OS Linux Red Hat 5.5 64 bit.

Pokoknya kali ini aku sedang menginstall sebuah web server glassfish 3.1 untuk memasang aplikasi SSO yang telah aku jelaskan sebelumnya di bawah ini :

  1. https://ahsanfiles.wordpress.com/2011/02/20/step-by-step-membuat-server-single-sign-on-sso/
  2. https://ahsanfiles.wordpress.com/2011/02/24/membangun-sso-server-untuk-implementasi-single-sign-on/
  3. https://ahsanfiles.wordpress.com/2011/09/28/mengintegrasikan-banyak-sistem-user-management-menggunakan-single-sign-on-sso/
  4. https://ahsanfiles.wordpress.com/2011/09/28/implementasi-sso-single-sign-on-pada-inhouse-aplikasi-ditjen-bea-dan-cukai/

Lho apa hubungannya glassfish, oracle dengan SSO ? Baca dulu tulisan mengenai SSO yang aku sebutkan di atas !
Glassfish sebagai application server yang aku gunakan untuk memasang SSO Server, Oracle XE aku gunakan untuk membuat user management. Yaah pokoknya gitu deh intinya …

Yuk kita mulai dengan cara menginstall Oracle XE-nya dulu di red hat : Continue reading

Cara menginstall java jdk6 pada Red Hat 5 dan Cara Mengganti default java pada Red Hat 5 Enterprise Server 64 bit

Menjadi seorang admin server atau data center kadang menyenangkan kalau semuanya lancar jaya, tetapi kadang sampe pucat pasi keringat dingin di ruangan server bersuhu 18 derajat celcius kalau ada error atau masalah yang penyelesaiannya nggak tau harus bagaimana lagi.

Aku bukan seorang admin server atau data center, tetapi sering melakukan pekerjaan layaknya seorang admin data center seperti install server, konfigurasi network, install os server dan lainnya. Catatan ini aku buat agar aku nggak lupa apa yang aku lakukan malam ini (kamis, 29 September 2011, jam 00.10 WIB). Semuanya try, catch, error dan finally sukses :mrgreen:

Whaaa lembur atau ngapain tuh jam segitu belum pulang ke rumah ?
Jangan di tanya soal ini yak !

Oke, di bawah ini adalah catatanku tentang cara menginsall Java khususnya jdk6 u27 pada OS Linux Red Hat 5.5. Penuh dengan suka dan dan duka… (lebay bro …) tapi itulah yang aku rasakan, soalnya install server sambil menemui beberapa masalah yang sempet bikin aku panik. Langsung aja …

  1. Download installer jdk 64 bit buat linux red hat dari websitenya oracle, sampai mendapatkan file jdk-6u27-linux-x64-rpm.bin atau versi yang lebih baru. http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk-6u27-download-440405.html
  2. Melaui terminal, masuk sebagai user root kemudian masuk ke folder dimaan installer jdknya di simpan. Dalam hal ini aku mendownload dan menyimpannya di /home/glassfish/jdk-6u27-linux-x64-rpm.bin. Kemudian jalankan perintah sh jdk-6u27-linux-x64-rpm.bin dan tunggu sampai selesai. Lihat gambar di bawah ini :

  3. Selesai !

Lho koq gampang banget ? Iya emang gampang, tapi kita belum bisa menggunakan java yang barusan kita install sebagai default jvmnya. Kita harus mengubah alternatif java pada /usr/sbin/alternatives. Default java kalau kita menginstall red hat adalah jdk versi 1.4.2 … jaman jebod broo…

Cara mengganti default java dari jdk 1.4.2 ke jdk6 adalah sebagai berikut :

  1. Tetep login sebagai root kemudian ketikan perintah /usr/sbin/alternatives –install /usr/bin/java java /usr/java/jdk1.6.0_23/bin/java 1
    Atau lihat gambar di bawah ini :

  2. Kemudian cek versi java default dengan perintah :
    java -version, hasilnya harus jdk6 seperti pada bagian terakhir gambar nomor 2 di atas …

Selamat mencoba semoga sukses …

Sharing pengalaman dan review ZK Framework – Kekurangan dan Kelebihan Framework ZK

Sudah hampir satu setengah tahun aku menggunakan zk framework dalam membuat berbagai applikasi berbasis web di kantor. Banyak suka dan dukanya. Berikut ini pengalamanku :

  1. Berat
  2. Lebih Aman
  3. Kaku
  4. Boros HTML
  5. Mudah dan Cepat dalam membuat aplikasi
  6. Mudah diintegrasikan dengan back end framework
  7. Tidak mudah membuat / menutupi kekurangan yang ada

Nih penjelasanku satu persatu : Continue reading

Membangun SSO Server Untuk Implementasi Single Sign ON

Ahsanfile SSO

Sebagai lanjutan artikelku mengenai tahapan-tahapan untuk mengimplementasikan SSO sendiri, berikut ini aku buat artikel khusus mengenai SSO Server. Ada beberapa hal yang aku sampaikan di sini yaitu :

  1. Apa itu SSO Server ?
  2. Fungsi SSO Server ?
  3. Cara kerja SSO Server ?
  4. Apa saja yang dibutuhkan untuk menginstall SSO Server ?
  5. Dengan apa SSO Server bisa dibuat ?
  6. Fitur apa saja yang disediakan / dipasang SSO ?

Sebelumnya mari kita lihat flow akses user aplikasi ke SSO Server dalam dua flow di bawah ini yaitu flow login dan flow logout.

Single Sign On

Continue reading

IBM Bergabung Dengan OpenJDK – kabar baik untuk komunitas java

Java adalah bahasa pemrograman yang sangat populer dikalangan enterprise, dan banyak perusahaan dengan skala internasional mengandalkan java untuk membangun sistem yang amat rumit. Semua itu bisa dilakukan dengan java dengan biaya yang murah. Mengapa saya katakan murah, karena sifatnya yang opensource. Ingat lho, opensource itu bukan berarti murahan dan gratis tetapi opensource adalah free. Free dan gratis itu beda. Siapa saja boleh menggunakan, memodifikasi dan mendistribusikan asalkan masih dalam koridor opensource.

Perusahaan besar seperti Google, IBM, Oracle sekarang ini menjadi besar karena menggunakan java. Google dengan GWT dan Androidnya. IBM dengan WebSphere dan SOA Suitenya, Oracle sebagai pemilik resmi java menggunakan java sebagai platform di database oracle dan SOA Suitnya.

Continue reading

ZK Tutorial – Membuat project menggunakan ZK di Netbeans IDE

Ini adalah bagian pertama aku akan share pengalamanku menggunakan ZK Framework. Kedepannya, tutorial-tutorial yang aku share berawal dan menggunakan aplikasi yang dibuat di tutorial pertama ini

ZK Framework saat ini adalah framework opensource paling mudah dan cepat digunakan untuk membuat aplikasi berbasis web menggunakan java. Kita tak perlu lagi mengurusi javascript, css dan html. Kita cukup membuat background aplikasi berupa bisnis proses, data dan integrasi lainnya. ZK berfokus pada user interface sehingga bisa dikombinasikan dengan framework lain seperti spring, hibernate, ejb, eclipsejpa, ibatis dan sebagainya.

Secara default, ZK sudah membuat IDE sendiri yaitu plugin di Eclipse IDE yang bernama ZK Studio. Hal ini sungguh sebuah kemudahan yang diberikan oleh ZK terhadap para penggunanya. Tetapi hal ini akan sedikit bermasalah bagi penggemar Netbeans IDE seperti saya. Untuk berpindah kelain IDE seperti eclipse merupakan hal yang berat. Dan ternyata yang sepertiku juga banyak, sampai akhirnya lahir plugin di netbeans khusus untuk ZK.

Untuk menggunakan ZK di Netbens IDE, berikut ini langkah-langkahnya :
1. Netbeans IDE sudah terinstall di komputer Anda, aku menggunakan Netbeans 6.9
2. Download plugin zk di http://sourceforge.net/projects/rem1, dalam hal ini aku menginstall zkce 5.0.2
3. Install plugin melalui menu Tools -> Plugins -> Downloaded -> Add Plugins dan lakukan sampai selesai

Continue reading